Sedikit Tapi Bermanfaat Banyak Namun Sia-sia [Steempress #43]

[Sumber](http://www.ajpcreations.id/2016/07/7-filosofi-pohon-tentang-prestasi-dan.html?m=1)

Apa kabar sahabat steemian semuanya, kembali bersua dengan saya @tfq86. Semoga setiap pertemuan yang terjadi disini akan terus nenjadi amal kebaikan untuk kita semua. Baiklah kali ini saya tertarik untuk membahas tentang filosofi hidup. Dalam hidup ini kita akan terus belajar dan belajar bahkan pelajaran-pelajaran tersebut dapat kita ambil dari sebatang pohon. Terdengar sedikit lucu bukan? tapi memang begitulah kenyataannya. Mari kita lihat contoh berikut. Ada sebatang pohon yang tinggi tetapi tidak bisa dijadikan untuk berteduh seperti pohon cemara namun ada sebatang pohon yang rendah tetapi rindang dapat dijadikan banyak orang sebagai tempat untuk berteduh seperti pohon trembesi. Begitulah tamsilan hidup kita. Ada orang yang ilmunya banyak akan tetapi tidak memberi manfaat untuk orang lain, dia hanya peduli pada dirinya dan keluarganya. Apapun yang dia lakukan semata-mata untuk kehidupannya saja. Seakan-akan dia tidak butuh terhadap orang lain sehingga dia selalu menutup mata terhadap orang disekeliling nya. Tidak salah memang menjalani kehidupan seperti itu selamat dia tidak pernah mengambil hak orang lain namun sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Sementara disisi lainnya kita juga sering mendapati orang yang ilmunya pas-pasan dengan harta yang juga tidak berlimpah akan tetapi dapat memberi manfaat yang luar biasa untuk orang-orang disekitarnya. Walaupun terkadang orang tersebut hanya lulusan SMA dan kehidupannya sederhana saja namun manusia disekelilingnya merasa teduh dengan kehadirannya. Jenis manusia seperti ini sangat kita butuhkan kehadirannya apalagi pada zaman sekarang ini dimana kebanyakan manusia acuh tak acuh terhadap kehidupan disekitarnya.

[Sumber](http://m.pulsk.com/653644/)

Pohon yang rendah mudah untuk dinaiki banyak anak-anak suka bermain di dahannya sementara pohon yang sangat sulit dan takut untuk dinaiki apalagi untuk bermain di dahannya. Tamsilan ini juga berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Artinya Ada orang yang menjalani hidup dengan sederhana saja meskipun dia punya posisi yang tinggi dalam kehidupan sosial dengan harta yang berlimpah. Dia tidak pernah merasa tinggi karena dia tau jabatan dan harta merupakan amanah dan titipan dari الله. Kelebihan yang ia miliki menjadi berkah untuk orang disekitarnya sehingga dia dicintai dan disegani oleh manusia yang ada disekelilingnya. Dengan pola hidup sederhana yang ia jalani membuat manusia disekitarnya akrab meskipun banyak diantara mereka merupakan manusia biasa saja dalam taraf kehidupan sosial. Di sisi lain ada jenis manusia yang berprestasi tinggi namun kesombongannya luar biasa. Dia menganggap apa yang telah dia raih adalah mirni atas usahanya sendiri seolah-olah الله tidak berperan dalam apa yang telah ia capai. Jangan pernah lupakan peran tuhan dalam setiap keberhasilan dan kegagalan yang engkau capai dalam hidup ini. Karena semua kita harus tau bahwa hidup ini ada yang mengaturnya. Setiap harta dan jabatan yang melekat pada diri kita merupakan titipan dan amanah dan semua itu tidak akan pernah kekal. Menjalani kehidupan seperti ini membuat kita dijauhi banyak orang. Kehormatan yang kita peroleh merupakan kehormatan yang semu karena kita dihormati karena terpaksa. Apa yang kita peroleh bukanlah dicintai dan disegani akan tetapi kita ditakuti dan dijauhi.

[Sumber](http://alwaysthinkinggood.blogspot.com/2013/02/makhluk-sosial.html?m=1)

Dalam kehidupan sosial berinteraksi merupakan sebuah keharusan kita tidak akan pernah bisa hidup sendiri meskipun punya jabatan yang tinggi dan harta yang melimpah. Bayangkan ketika kita ditimpa kemalangan dalam hidup semisal kebakaran siapa yang pertama akan membantu kita? sudah pasti tetangga kita yang pertama akan datang untuk menolong namun bila dengar mereka kita ogah-ogahan dan sombong akankah mereka rela membantu? silahkan anda jawab sendiri. Ketika kita tertimpa kemalangan seperti musibah kematian bisakah mengurus semuanya bila orang disekitar kita tidak peduli? semua kita akan mati pada akhirnya oleh sebab itu janganlah merasa sombong dikala hidup bergelimang harta, karena ketika ajal datang kita tetap membutuhkan orang lain untuk menguburkan kita. Itulah sedikit ulasan yang bisa saya bagikan hari ini dengan kalian. Semoga setiap pelajaran yang kita dapatkan dalam hidup akan membuat kita semakin dewasa dan sadar meskipun pelajaran tersebut kita ambil dari sebatang pohon. Terima telah berkenan membaca tulisan saya yang masih acakan-acakan ini semoga bermanfaat.

Bergabunglah bersama kami di discord https://discord.gg/TyvbBTg

Leave a Reply