Mereka Yang Selalu Ceria [Steempress #37]

Hari ini, ketika saya sedang berkeliling di area persawahan dengan sepeda motor saya melihat beberapa anak kecil yang sedang celingak celinguk di saluran irigasi. Melihat tingkah mereka saya merasa senang sendiri dan tersenyum. Lalu saya berhenti dan bertanya dalan bahasa Aceh “Puna na meurumpok nyak?” (dapat apa dek?) “ungkot bace” (ikan gabus) katanya sambil memperlihatkan seekor ikan gabus kecil pada saya. Sambil terus melihat mereka mencari ikan-ikan kecil yang entah untuk apa, saya mengambil handphone dan menjepret beberapa gambar kegiatan mereka. Melihat tingkah mereka yang lucu saya jadi teringat masa kecil saya bahkan saya pernah melakukan hal yang sama dan ditempat yang sama yang mereka lakukan. Masa kanak-kanak memang sangat menyenangkan. Kita tidak pernah terbenani oleh kisruh percintaan, masalah keuangan, hiruk pikuk pekerjaan dan masih banyak hal lainnya yang sering membuat orang-orang dewasa merasa depresi dan stress.

Saya mencoba membuat gambar pertama pada postingan ini menjadi classic agar terlihat lebih menarik semoga saya tidak salah ya! Anak-anak memang sering memberikan sesuatu yang menggemaskan. Sifat mereka yang polos apa adanya membuat kita senang dalam mengamati kegiatan mereka. Apa yang saya amati hari ini dari anak-anak ini membuat hati saya senang. Entah kenapa, biarpun mereka hanya anak orang lain bukan ponakan saya hanya saya jumpai sambil lalu tapi saya senang melihat aktivitas mereka. Bocah berbaju merah tanpa pernah lelah terus mengikuti kedua temannya yang sedang menjaring ikan di saluran irigasi yang hampir kering. Dengan sebuah kaleng cat ukuran lima kg ditangan nya yang siap ia sodorkan setiap kali teman yang di bawah mendapati ikan-ikan kecil. Tanpa saling menyalahkan mereka terus bekerja untuk mencari ikan-ikan kecil disaluran irigasi. Kepolosan mereka membuat saya ingin terus mengamatinya.

Semua kita punya masa kecil untuk dikenang. Sebuah momen yang tak mungkin terulang meskipun terkadang kita ingin kembali padanya. Adakalanya dalam hidup saat beban memuncak dikarenakan segala persoalan yang kita hadapi ingin rasanya kita menjadi kanak-kanak lagi. Saya yakin kita semua pernah melalui masa seperti itu. Tapi ketahuilah kawan, bahwa menjadi dewasa adalah suatu anugrah dan bukan bencana. Meskipun kadangkala hiruk pikuk kehidupan membuat kita ingin kembali pada masa lalu. Jangan pernah sesali kehidupan ini. Semua yang kita alami di masa dewasa tidak akan kita dapatkan pada masa kecil, betulkan? Menjadi dewasa membuat kita tau apa itu hidup sedangkan anak kecil tidak pernah tau itu. Menjadi dewasa membuat kita banyak pengalaman sedangkan anak kecil tidak punya itu. Menjadi dewasa membuat kita bisa menentukan pilihan sedangkan anak kecil hanya menerima apa yang dipilihkan buat mereka. Oleh sebab itu janganlah kita sesali kedewasaan yang telah kita dapatkan, meskipun masih banyak angan yang belum tercapai, masih banyak beban yang belum hilang, seribu masalah yang belum terselesaikan, duka nestapa yang tak pernah pergi, sepi yang selalu menghampiri, Syukuri dan nikmati saja hidup ini agar kita benar-benar bahagia.
Selamat Hari Raya Iduk Adha Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Bergabunglah bersama kami di discord https://discord.gg/TyvbBTg

Leave a Reply