Memenuhi Panggilan Bimtek Di Banda Aceh [Steempress #52]

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang sebuah kegiatan yang saya lakukan bersama teman-teman saya dari Kabupaten Bireuen. Hari ini kami dari staf Panwascam Kecamatan se-Kabupaten Bireuen menghadiri acara Bimtek PENGELOLAAN KEUANGAN DAN APLIKASI PANWASCAM DI LINGKUNGAN PANWASLIH PROVINSI ACEH. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi dari panwascam dalam melakukan pengelolaan keuangan yang di alokasikan oleh pemerintah pusat demi suksesnya pelaksanaan pemilu tahun 2019. Acara ini langsung dimaterikan oleh Bawaslu RI yang bergerak langsung dari Jakarta untuk memberikan materi terkait guna memberikan penjelasan tentang pengelolaan keuangan di daerah. Dengan adanya Bimtek ini diharapkan pengelolaan keuangan dapat dilakukan seefisien mungkin agar terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam pengimputan data yang dapat berimbas pada pelanggaran hukum yang tidak disengaja.

Meskipun Bimtek ini hanya berlangsung satu hari saja namun materi yang diberikan sangat bermanfaat. Kami diajarkan bagaimana cara yang benar dalam mengimput data dalam penyusunan SPJ melalui aplikasi SILABI yang dirancang khusus untuk pengelolaan keuangan pemilu tahun 2019. Bapak Abdul Majid sebagai Ketua Panwas Kabupaten Bireuen ikut hadir bersama kami hari ini sebagai ketua rombongan beserta staf panwas Kabupaten dan Kaseknya. Berangkat dari Bireuen tadi malam dengan menggunakan bis saya berhasil sampai dengan selamat di Ibu Kota Provinsi Aceh, yaitu Banda Aceh subuh hari. Setelah membereskan semua administrasi saya dan teman-teman langsung bergerak ke lokasi Bimtek, yaitu Kyriad Muraya Hotel yang bertempat di Kuta Alam Banda Aceh. Setelah melakukan check in pada jam 07.30 kami langsung menuju lantai dua untuk mengisi daftar kehadiran dan mengambil perlengkapan Bimtek berupa Modul yang sudah disediakan oleh Panitia Pelaksana Bimtek. Bingkisan yang diberikan berupa sebuah kaos dengan logo Panwascam dan kelengkapan modul untuk mengikuti Bimtek.

Tepat pada jam 09.30 kamipun diberikan waktu untuk break selama lima belas menit untuk memulihkan kondisi otak yang sudah sedikit lelah apalagi setelah semalam menempuh perjalanan panjang dan melelahkan dari Bireuen. Waktu ini kami gunakan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati secangkir kopi dan beberapa potong kue yang telah disediakan oleh pihak Hotel dan tidak lupa pula sebatang rokok sebagai pelengkap santai yang tentunya rokok ini tidaklah disediakan oleh pihak Hotel melainkan kami persiapan masing-masing. Sesuai dengan jadwal yang telah diberikan kepada kami jauh-jauh hari sebelum berangkat kemari, bahwa karena acara berlangsung pada hari jumat, maka kami akan melakukan istirahat pada jam dua belas siang. Selanjutnya acara akan dilanjutkan tepat jam dua siang tentunya setelah acara Shalat Jumat dan makan siang. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana bahwa acara akan berlangsung sampai dengan sore hari bila memang harus maka akan dilanjutkan sampai malam hari. Esok harinya setelah menginap semalam di Kyriad Muraya Hotel kami akan melakukan check out dan kembali lagi ke Bireuen bersama-sama. Inilah sedikit kisah yang dapat saya bagikan dengan teman-teman hari ini. Semoga acara yang kami ikuti berjalan sesuai dengan yang dijadwalkan dan bermanfaat. Terimakasih telah bersedia membaca tulisan saya dan salam @tfq86.

Leave a Reply